KUTU KUCING (lice)

KUTU BULU KUCING

 

lice

Picture 1. https://www.kimaudrie.blogspot.com

 

KUTU

 

Kutu adalah serangga bersayap dengan badan pipih dorsoventral ( memiliki tiga pasang kaki dan kepala yang berbeda dan kecil, hampir sama seperti pinjal. Kutu memiliki host yang sangat spesifik. Perbedaan yang menonjol pada kutu dapat digunakan untuk tujuan diagnostik yaitu mengidentifikasi  morfologi, spesies inang dan terkadang lokasi host.

Terdapat dua kelompok utama dari kutu, berdasar morfologi kepala, habitat makananm dan vektor. Mallophaga ( chewing lice) memiliki rahang besar dan kepala lebar sihingga dapat melekat pada bulu. Anoplura ( sucking lice ) memiliki kepala yang sempit yang disesuaikan untuk menghisap darah atau cairan dan memiliki cakar yang lebih baik untuk melekat pada bagian rambut.

 

Yang saya bahas kali ini adalah kutu bulu pada kucing. Spesies Felicola subrostratus ( Feline Chewing louse )

 

pict2

Picture 2. Lice (Pediculosis) in Cats. Drs. Foster & Smith Educational Staff

 

Felicola subrostratus ( chewing lice ) biasanya ditemukan dalam jumlah besar pada kucing dewasa, kucing sakit dan beberapa kucing liar. Biasanya berjumlah besar pada kucing yang terinfeksi dan sering tanpa diketahui.

 

Siklus Hidup

Lice_Lifecycle

Picture. 3 http://www.towncentrepet.ca

 

Kutu betina meletakkan beberapa telur setiap hari sepanajang hidupnya,yaitu sekitar 30 hari. Telur (nits) dilekatkan pada pangkal rambut dan menetas 1 sampai 2 minggu. Kutu mengalami metamorfosis sederhana. Setelah telur menetas, kutu nymphal, anak kutu, mengalami dua  molts tambahan hingga dewasa. Proses ini memakan waktu dua sampai tiga minggu.

 

Gejala Klinis

Pengaruh kutu bulu pada rambut kucing pada awalnya tidak menunjukkan gejala, hanya penampilan rambut yang terlihat kusut. Gejala klinis yang umum dari kucing yang terinfeksi kutu adalah iritasi dan kerusakan kulit dan rambut oleh karena kucing menggosok, menggaruk atau menggitit daerah yang terinfeksi. Infestasi berat dapat menyebabkan pruritus berat, gelisah, sering menggaruk hingga botak atau kulit menjadi tebal, mengkerut, kasar atau bahkan luka karena kukunya. Kutu dapat juga melekat  dengan cakar atau rahangnya ke semua bagian rambut, dari pangkal sampai ujung. Dapat ditemukan dalam jumlah besar pada bagian yang cenderung lembab atau dekat lubang tubuh karena kutu cenderung mencari air.

7697959_f260

Picture 4. http://www.pets.webmd.com

 

Prevalensi

Infestasi banyak terjadi pada kucing muda, tua, sakit dan kucing yang dipelihara dalam lingkungan yang tidak sehat. Kutu ini sering dan cukup umum ditemui pada kucing diseluruh dunia.

 

Penularan

Kutu kucing merupakan parasit terbatas hanya sesama jenis kucing dan tidak menular ke manusia. Penularan antara kucing biasanya melalui kontak langsung , tetapi penularan juga dapat terjadi melalui telur yang melekat pada benda mati seperti kuas, sisir dan perlatan lain yang kontak dengan kucing. Perubahan dari telur hingga dewasa  sekitar tiga minggu. Infestasi yang paling umum ketika hewan dalam keadaan tidak sehat dan musim dingin.

 

Pengobatan

Banyak produk obat kontrol kutu yang efektif untuk digunakan, antara lain fipronil, imidacloprid, salamectin. Untuk pengobatan topical bisa juga digunakan shampo yang mengandung golongan sejenis permethrin dll. Pemngobatan diulang seminggu sekali untuk memastikan nimfa dari telur kutu yang menetas dapat mati. Hewan juga harus dijaga kebersihan lingkungan dan kandang, kandang didesnfeksi. Telur kutu juga tahapan lain telur kutu yang menempel pada benda mati dapat dilakukan pengeringan, dijemur sinar matahari beberapa jam untuk mematikannya.

 

Kontrol dan Pencegahan

Kucing yang baru diadopsi diharapkan diperiksa dan diobati jika terinfeksi kutu. Hewan yang terinfeksi kutu harus dikarantina sebelum dimasukkan dikawanan lain. Telur kutu tidak rentan terhadapap pengobatanm sehinggu perlu diulang dalam seminggu untuk membunuh nimfa yang baru menetas sebelum kutu menjadi dewasa dan bereproduksi. Perawatan bulanan gunakan obat kontrol kutu seperti fipronil, imidakloprid atau salamectin bisa juga denga topikal melalui shampo dengan kandungan sejenis permethrin.

Parasit ini belum pernah ada penelitian yang mengganggu kesehatan manusia, karena kutu pada kucing tidak menularkan kemanusia sebaliknya kutu manusia tidak menularkan ke kucing.

 

Referensi

http://www.capcvet.org/capc-recommendations/lice#viewall

https://www.kimaudrie.blogspot.com

www.pets.webmd.com

www.towncentrepet.ca

www. peteducation.com. Lice (Pediculosis) in Cats. Race Foster, DVM. Drs. Foster & Smith, Inc.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s