Kucing Ras Maine Coon

PENDAHULUAN

 

Maine Coon adalah salah satu ras kucing yang terbentuk secara alamiah. Sesuai namanya, ras ini berasal dari negara bagian Maine (Amerika serikat). Berbagai mitos dan legenda berhubungan  dengan asal  ras kucing ini. Meskipun secara biologi tidak mungkin terjadi, banyak orang percaya Maine Coon dihasilkan dari perkawinan kucing setengah liar dengan Racoon. Mitos ini muncul  karena bentuk dan warna ekor kucing maine coon banyak yang menyerupai ekor racoon. Selain itu nama racoon juga kemudian diadopsi membentuk nama ras kucing ini, maine – berasal dari nama negara bagian dan coon – kependekan dari racoon.

Cerita  lain yang cukup populer adalah, maine coon berasal dari enam ekor kucing peliharaan Marie Antoinette yang dikirim ke Wiscasset (Maine) ketika ia merencanakan untuk melarikan diri dengan Captain Samuel Clough dari Perancis pada saat terjadi revolusi Perancis. Walaupun dia tidak pernah sampai ke USA,kucingnya selamat sampai ke Wiscasset, Maine.

 

 

 

 

 

 

 

PEMBAHASAN

 

Maine Coon

Kerajaan:

Animalia

Filum:

Chordata

Kelas:

Mamalia

Ordo:

Karnivora

Famili:

Felidae

Genus:

Felis

Spesies:

F. silvestris

 Gambar

Maine coon adalah salah satu ras kucing yang terbentuk secara alamiah. Sesuai namanya, ras ini berasal dari negara bagian Maine, Amerika Serikat. Berbagai mitos dan legenda berhubungan dengan asal ras kucing ini. Meskipun secara biologi tidak mungkin terjadim banyak orang percaya Maine Coon dihasilkan dari perkawinan kucing setengah liar dengan rakun (Inggris: raccoon, ed.) mitos ini muncul karena bentuk dan warna ekor kucing ras ini banyak menyerupai ekor rakun. Selain itu,nama rakun juga kemudian diadopsi membentuk nama ras kucing ini; maine-nama negara bagian dan coon-kependekan dari racoon.

Kebanyakan pembiak kucing berpendapat bahwa ras ini dihasilkan dari perkawinan kucing domestik dengan kucing-kucing berbulu panjang dari negara lain. Dua ras kucing yang diduga menjadi nenek moyang Maine Coon adalah kucing Anggora (diduga dibawa oleh para pedagang Inggris) dan Norwegian Forest (dibawa ke Amerika oleh bangsa Viking). Terlepas daribenar atau tidaknya dugaan tersebut,bentuk fisik Norwegian Forest memang mirip dengan Maine Coon.

Popularitas ras ini menurun pada tahun 1900-an, terkalahkan oleh popularitas kucing persia. Tahun 1950 ras ini mulai kembali dikembangkan, didaftarkan, dan diikutsertakan dalam kontes kucing. Pada tahun 1968, enam orang pembiak kucing Maine Coon bergabung dan membentuk MCBFA (Maine Coon Breeders and Fanciers Association) untuk mempertahankan dan melestarikan ras ini. Pada tahun 1980, Maine Coon diakui oleh semua organisasi penggemar kucing sebagai satu ras dengan karakteristik dan standar tersendiri. Saat ini,di Indonesia pun telah ada beberapa pembiak Maine Coon.

Tempramen

Maine Coon adalah kucing yang dekat dengan manusia, tidak sepenuhnya independen tetapi juga tidak selalu mencari perhatian pemiliknya. Dibandingkan persia yang lebih suka tidur dipangkuan, maine coon lebih aktif dan suka berada dekat disekitar pemiliknya.

 

Karakteristik

Maine Coon mempunyai badan tinggi, berotot, dan bertulang besar. Kucing jantan dewasa biasanya mempunyai berat badan 6-9 kg dengan panjang badan satu meter, sedangkan betina biasanya lebih kecil dengan berat 4-6 kg.

Dengan tambahan bulu musm dingin yang bisa mencapai panjang 7 cm Maine Coon terlihat sangat besar. Kucing Maine Coon terbesar yang pernah tercatat mempunyai panjang badan (dari kepala sampai ekor) 121 cm.

Ciri utama fisik Maine Coon terdapat di kepala,bentuk badan, tekstur bulu, dan bulu disekitar leher yang menyerupai surai singa.badan besar-panjang, hampir segi empat, pertulagan dan perototan kuat.

Kepala berukuran sedang dan lebar, dahi sedikit melengkung,tulang pipi menonjol dengan prototan yang jelas. Hidung lebar dan sedikit melengkung pada bagian ujung dengan dagutajam. Maine Coon asli mempunyai jari kaki lebih banyak dibandingkan kucing lainnya. Kelebihan jari ini disebut polidactyl dan bersifat genetik dominan. Meskipun ada beberapa pembiak kucing yang khusus memelihara sifat asli ini,sebagian besar Maine Coon modern tidak lagi membawa gen polidactyl. Kebanyakan organisasi dan klub kucing dunia tidak mengijinkan kucing polidactyl ikut kontes, akibatnya Maine Coon Polidactyl tidak banyak dikembangkan lagi.

 

Ciri Fisik

Ciri utama fisik maine coon terdapat pada kepala, bentuk badan, tekstur bulu dan bulu disekitar leher yang menyerupai surai singa. Badan besar, panjang hampir berbentuk segi empat, pertulangan dan perototan kuat. Kepala berukuran sedang dan lebar, dahi sedikit melengkung, tulang pipi menonjol dengan perototan yang jelas. Hidung lebar dan sedikit melengkung pada bagian ujung dengan dagu yang tajam.

Telinga besar dan lebar pada bagian bawah, sedikit membentuk lancip pada bagian ujungnya, dan didalam telinga ditumbuhi bulu yang cukup panjang. Mata lebar dan agak oval, terlihat bulat ketika terbuka lebar. Panjang leher sedang dan kuat, serta sedikit melengkung. Kaki sedang panjangnya dengan pertulangan dan perototan yang kuat. Ekor panjang dan lebar pada bagian pangkal serta menipis ke ujung, bulu ekor cukup lebat. Bulunya tebal dan halus, pendek pada bagian kepala, bahu dan kaki, sedikit panjang di bagian punggung dan paha, sedangkan diperut dan leher lebih panjang. Undercoat lembut dan tahan terhadap air, karena bulunya sedikit berminyak. (drh. Neno WS)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Susetyo R, Bayu; Panduan memelihara kucing persia; 2008; PT Agro Media Utama; Jakarta.

http://www.tirthamcattery.com/aboutmainecoon.htm

http://www.kucingkita.com/ras-kucing/maine-coon

http://www.rasyashare.com/2012/11/karakteristik-kucing-maine-coon.html

http://wawashahab.blogspot.com/

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s