Cara pengambilan darah beberapa hewan

Pengambilan darah (venesectio)

merupakan salah satu bagian dan keahlian penting yang harus dimiliki bagi seorang dokter hewan, berikut adalah beberapa tempat pengambilan darah pada beberapa hewan.
1.Domba
Pengambilan darah dilakukan pada
• Vena jugularis
Pembuluh darah ini terletak pada bagian ventrolateral leher.
Prosedur pengambilan darah adalah sebagai berikut:
• Rambut di sekitar ventral leher dicukur bila perlu.
• Pembuluh darah dibendung pada 1/3 distal leher.
• Setelah darah terbendung, daerah tersebut diusap dengan kapas yang dibasahi alkohol. Tujuannya adalah untuk desinfeksi.
• Jarum suntik steril ditusukkan dengan sudut 30o ke arah atas pada pembuluh darah dengan lubang jarum menghadap ke atas.
• Setelah jarum masuk, dilakukan aspirasi untuk mengambil darah yang dibutuhkan. Jika darah tidak terhisap, artinya jarum belum masuk ke dalam pembuluh darah.
• Vena cephalica antibrachii anterior
Pembuluh darah ini terletak pada bagian distal anterior kaki depan. Lebih mudah dilakukan jika domba direbahkan.
Prosedur pengambilan darah adalah sebagai berikut:
• Rambut di sekitar pembuluh darah dicukur bila perlu.
• Pembuluh darah dibendung pada bagian siku.
• Setelah darah terbendung, daerah tersebut diusap dengan kapas yang dibasahi alkohol. Tujuannya adalah untuk desinfeksi.
• Jarum suntik steril ditusukkan dengan sudut 30o ke arah atas pada pembuluh darah dengan lubang jarum menghadap ke atas.
• Setelah jarum masuk, dilakukan aspirasi untuk mengambil darah yang dibutuhkan. Jika darah tidak terhisap, artinya jarum belum masuk ke dalam pembuluh darah.
• Vena saphena magna
Pembuluh darah ini terletak pada daerah lateral kaki belakang dan menyilang dengan arah cranioventral pada sekitar tendo achilles.
Prosedur pengambilan darah adalah sebagai berikut:
• Rambut di sekitar pembuluh darah dicukur bila perlu.
• Pembuluh darah dibendung pada bagian proksimal.
• Setelah darah terbendung, daerah tersebut diusap dengan kapas yang dibasahi alkohol. Tujuannya adalah untuk desinfeksi.
• Jarum suntik steril ditusukkan dengan sudut 30o ke arah atas pada pembuluh darah dengan lubang jarum menghadap ke atas.
• Setelah jarum masuk, dilakukan aspirasi untuk mengambil darah yang dibutuhkan. Jika darah tidak terhisap, artinya jarum belum masuk ke dalam pembuluh darah.
• Vena femoralis
Pembuluh darah ini terletak pada daerah proksimomedial kaki belakang. Pengambilan darah pada daerah ini cukup sulit. Lebih mudah dilakukan jika domba direbahkan.
Prosedur pengambilan darah adalah sebagai berikut:
• Rambut di sekitar pembuluh darah dicukur bila perlu.
• Pembuluh darah dibendung pada bagian proksimal.
• Setelah darah terbendung, daerah tersebut diusap dengan kapas yang dibasahi alkohol. Tujuannya adalah untuk desinfeksi.
• Jarum suntik steril ditusukkan dengan sudut 30o ke arah atas pada pembuluh darah dengan lubang jarum menghadap ke atas.
• Setelah jarum masuk, dilakukan aspirasi untuk mengambil darah yang dibutuhkan. Jika darah tidak terhisap, artinya jarum belum masuk ke dalam pembuluh darah.
3.Kucing
Pengambilan darah dilakukan pada vena cephalica antibrachii anterior, vena saphena, dan vena femoralis. Prosedur pengambilan darah sama seperti pada domba. Untuk melakukan pengambilan darah, kucing harus dihandel kedua kaki dan kepalanya.

4.Kelinci
Pengambilan darah pada kelinci dilakukan pada vena auricularis. Jarum ditusukkan pada vena yang besar pada daun telinga setelah sebelumnya daerah tersebut diusap dengan kapas yang dibasahi dengan alkohol. Vena pada daerah ini sangat tipis sehingga mudah terjadi hematom (pendarahan).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s